Kamis, 26 Februari 2026
Terbit : Sab, 21 Februari 2026

Puasa Ramadhan di Usia 40+, Ini yang Perlu Dijaga

Puasa Ramadhan di Usia 40+, Ini yang Perlu Dijaga

Memasuki usia 40 tahun ke atas, tubuh mulai mengalami perubahan alami pada metabolisme dan sistem kardiovaskular. Pada fase ini, risiko berbagai penyakit seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, kolesterol tinggi, asam urat, penyakit jantung, hingga stroke cenderung meningkat.

Puasa Ramadhan dapat menjadi momentum yang sangat baik untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh. Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada pola makan, asupan cairan, dan kebiasaan hidup selama Ramadhan.

Puasa yang benar dapat menyehatkan. Puasa yang keliru justru dapat memperberat risiko penyakit.

Puasa dan Penyesuaian Tubuh

Saat berpuasa, tubuh melakukan adaptasi fisiologis:

  • Pengaturan ulang sumber energi
  • Pemanfaatan cadangan lemak
  • Perbaikan respons insulin
  • Istirahat sistem pencernaan

Proses ini dapat memberikan dampak positif pada berbagai parameter kesehatan bila didukung pola makan yang tepat.

  1. Puasa dan Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi sering disebut silent killer karena kerap tanpa gejala, tetapi menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

Puasa dapat membantu stabilitas tekanan darah bila disertai kebiasaan sehat.

Hal yang perlu dihindari:

  • Konsumsi garam berlebihan (makanan sangat asin, ikan asin berlebihan, snack asin)
  • Makan berlebihan saat berbuka
  • Begadang & kurang tidur
  • Kurang minum

Makanan dan kebiasaan yang dianjurkan:

  • Perbanyak sayur dan buah (sumber kalium alami)
  • Pilih makanan segar, kurangi makanan ultra-proses
  • Batasi makanan sangat asin
  • Minum cukup antara berbuka–sahur
  • Tetap minum obat rutin sesuai anjuran dokter
  1. Puasa dan Gula Darah

Puasa dapat membantu pengendalian gula darah bila pola makan terkontrol.

Pantangan umum yang sering memicu lonjakan gula:

  • Minuman sangat manis saat berbuka
  • Takjil tinggi gula berlebihan
  • Cemilan manis sepanjang malam

Anjuran yang lebih aman:

  • Karbohidrat kompleks (nasi secukupnya, umbi-umbian, gandum)
  • Protein cukup (telur, ikan, tahu, tempe)
  • Serat tinggi (sayuran & buah)
  1. Puasa dan Kolesterol

Puasa berpotensi memperbaiki profil lemak darah bila pola makan dijaga.

Pantangan yang perlu dibatasi:

  • Gorengan berlebihan
  • Santan kental berlebihan
  • Makanan berlemak tinggi dan berminyak

Pilihan yang dianjurkan:

  • Ikan dan protein rendah lemak
  • Sayur dan buah berserat
  • Lemak sehat secukupnya (alpukat, kacang)
  1. Puasa dan Asam Urat

Pada usia 40+, keluhan nyeri sendi cukup sering terjadi.

Pantangan penting:

  • Jeroan
  • Daging merah berlebihan
  • Kaldu pekat berlebihan
  • Kurang minum

Yang dianjurkan:

  • Air putih cukup
  • Protein moderat (telur, tahu, tempe, ikan secukupnya)
  • Sayur dan buah
  1. Puasa dan Kesehatan Jantung

Puasa yang sehat dapat membantu:

  • Mengontrol berat badan
  • Mengurangi beban metabolik
  • Menjaga tekanan darah dan profil lipid

Kuncinya adalah tidak berlebihan saat berbuka dan menjaga kualitas makanan.

  1. Puasa dan Pencegahan Stroke

Stroke sangat berkaitan dengan:

  • Hipertensi
  • Diabetes (gula darah)
  • Kolesterol tinggi
  • Pola hidup tidak sehat

Ramadhan menjadi kesempatan memperbaiki faktor-faktor tersebut.

Waspadai tanda bahaya:

  • Lemas mendadak satu sisi tubuh
  • Bicara pelo / sulit bicara
  • Sakit kepala hebat mendadak

Bila merasa atau mengalami tiga gejala di atas, segera cari pertolongan medis.

Prinsip Puasa Sehat untuk Usia 40+

Saat Sahur:

  • Karbohidrat kompleks
  • Protein cukup
  • Sayur / buah
  • Air putih cukup

Saat Berbuka:

  • Awali air putih & kurma secukupnya
  • Hindari lonjakan gula dan lemak
  • Makan bertahap, tidak berlebihan

Penting untuk Diperhatikan

Bagi jamaah dengan riwayat:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Riwayat stroke

Jangan menghentikan obat tanpa konsultasi dokter.

Catatan Ilmiah Singkat

Berbagai studi medis menunjukkan bahwa puasa Ramadhan yang dijalankan dengan pola makan seimbang dapat berkontribusi pada perbaikan parameter metabolik dan kardiovaskular, termasuk tekanan darah, profil lipid, serta kontrol glikemik pada individu stabil.

 

Ditulis oleh: dr. Hj. Nur Islamiah, CH

 

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Al-Hijrah
Akembuala Kelurahan Santiago, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
Luas Area300 m2
Luas Bangunan130 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1960
  • Selamat Datang di Masjid Al Hijrah Kelurahan Santiago, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara