
Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan. Namun, untuk benar-benar merasakan keindahan Ramadhan, kita perlu memulai dengan hati yang bersih. Hati adalah pusat dari segala amal. Jika hati kotor oleh iri, dengki, dendam, atau kesombongan, maka ibadah kita akan terasa berat dan kurang bermakna.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.” (QS. Asy-Syams: 9)
Mensucikan hati berarti berani melepaskan beban masa lalu. Kita diajak untuk memaafkan kesalahan orang lain, mengikhlaskan apa yang sudah terjadi, dan mengisi hati dengan niat tulus untuk beribadah. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa orang yang paling kuat bukanlah yang menang dalam perkelahian, melainkan yang mampu menahan amarahnya.
Menjelang Ramadhan, mari kita jadikan hati sebagai wadah yang siap menerima cahaya Allah. Caranya sederhana: perbanyak istighfar, dzikir, dan doa memohon kelembutan hati. Jangan biarkan dendam atau kebencian menghalangi kita dari keberkahan Ramadhan. Dengan hati yang bersih, setiap sujud akan terasa lebih dalam, setiap doa lebih khusyuk, dan setiap amal lebih ikhlas.
Ramadhan bukan sekadar ritual, tetapi perjalanan spiritual. Dan perjalanan itu dimulai dari hati.
| Luas Area | 300 m2 |
| Luas Bangunan | 130 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1960 |