Kamis, 26 Februari 2026
Terbit : Rab, 18 Februari 2026

Sahur Sehat Berdasarkan Prinsip Medis dan Gizi Seimbang

Sahur Sehat Berdasarkan Prinsip Medis dan Gizi Seimbang

Sahur merupakan bagian penting dalam rangkaian ibadah puasa. Selain bernilai sunnah, sahur memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan fisiologis tubuh selama berpuasa. Dalam sudut pandang medis, sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum imsak, melainkan strategi nutrisi untuk mempertahankan energi, konsentrasi, dan daya tahan tubuh.

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan cairan dalam waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, pemilihan menu sahur perlu memperhatikan prinsip gizi seimbang agar tubuh tetap bugar dan aktivitas harian dapat berjalan optimal.

Peran Sahur dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

Secara medis, sahur berfungsi untuk:

  • Menyediakan cadangan energi bagi tubuh
  • Menjaga kestabilan kadar gula darah
  • Mengurangi risiko kelelahan dan lemas
  • Mendukung fungsi otak dan konsentrasi
  • Membantu mencegah dehidrasi

Tanpa asupan sahur yang tepat, tubuh lebih rentan mengalami penurunan energi, rasa lapar berlebihan, hingga gangguan fokus.

Ilustrasi makan sahur bersama keluarga.

Prinsip Gizi Seimbang Saat Sahur

Sahur yang sehat menekankan pada keseimbangan nutrisi, bukan sekadar rasa kenyang. Terdapat beberapa komponen penting yang dianjurkan dalam perspektif kesehatan.

  1. Karbohidrat Kompleks sebagai Sumber Energi Stabil

Karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh. Namun, jenis karbohidrat yang dipilih sangat menentukan ketahanan energi selama puasa.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah.

Pilihan yang dianjurkan:

  • Nasi
  • Oatmeal
  • Roti gandum
  • Ubi atau singkong rebus

Jenis ini membantu mencegah rasa lapar cepat dan menjaga energi lebih tahan lama.

  1. Protein untuk Memperpanjang Rasa Kenyang

Protein berperan penting dalam memperlambat proses pencernaan dan mendukung pemeliharaan jaringan tubuh.

Sumber protein yang mudah diperoleh:

  • Telur
  • Tahu dan tempe
  • Ikan
  • Ayam
  • Susu

Kombinasi protein dalam menu sahur membantu tubuh tetap stabil dan tidak mudah lemas.

  1. Serat untuk Kenyamanan Pencernaan

Serat mendukung kesehatan sistem pencernaan serta membantu mengontrol pelepasan energi.

Disarankan untuk menambahkan:

  • Sayuran
  • Buah-buahan segar
  • Kacang-kacangan secukupnya

Asupan serat juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

  1. Lemak Sehat sebagai Energi Tambahan

Lemak sehat dibutuhkan dalam jumlah wajar sebagai cadangan energi dan pendukung fungsi metabolisme.

Sumber lemak sehat antara lain:

  • Alpukat
  • Kacang-kacangan
  • Ikan tertentu

Konsumsi secara proporsional agar tetap seimbang.

Contoh Menu Sahur Sehat dan Praktis

Menu sahur sehat tidak harus rumit atau mahal. Kombinasi sederhana dapat memberikan manfaat optimal.

Pilihan Sederhana

  • Nasi + lauk berprotein (telur / tahu / tempe / ikan)
  • Sayur
  • Air putih

Pilihan Ringan

  • Oatmeal + buah
  • Susu atau telur rebus
  • Air putih

Pilihan Tradisional

  • Ubi / singkong rebus
  • Tahu / tempe
  • Buah
  • Air putih

Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

Beberapa pola makan dapat memengaruhi kenyamanan puasa:

  • Makanan terlalu asin (memicu rasa haus)
  • Gorengan berlebihan (mudah menimbulkan lemas)
  • Minuman manis berlebihan (energi tidak stabil)
  • Kurang minum air putih

Keseimbangan dan kecukupan cairan lebih diutamakan daripada jumlah makanan.

Pentingnya Asupan Cairan

Hidrasi yang cukup sangat penting untuk mencegah dehidrasi selama puasa. Dianjurkan untuk minum air putih sebelum dan sesudah makan sahur.

Mengurangi minuman berkafein berlebihan juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Sahur: Sinergi Ibadah dan Kesehatan

Sahur tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mengandung hikmah kesehatan yang besar. Dengan menerapkan prinsip medis dan gizi seimbang, tubuh lebih siap menjalani puasa, aktivitas tetap produktif, dan ibadah dapat dilakukan dengan lebih nyaman.

Kesederhanaan menu bukanlah hambatan. Yang terpenting adalah keseimbangan nutrisi, kecukupan cairan, dan pola makan yang bijak.

Semoga sahur kita membawa keberkahan, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa.

 

Penulis adalah dr. Hj. Nur Islamiah, CH Kepala Puskesmas Kendahe sekaligus Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan Calon Jamaah Haji Kabupaten Kepulauan Sangihe 2026.

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Al-Hijrah
Akembuala Kelurahan Santiago, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
Luas Area300 m2
Luas Bangunan130 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1960
  • Selamat Datang di Masjid Al Hijrah Kelurahan Santiago, Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara